perencanaan

merencana adalah menentukan apa yang akan dicapai dan bagaimana cara mencapainya.
perencanaan usaha merupakan kumpulan dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah usaha untuk menjual barang ataupun jasa dengan menghasilkan profit yang tinggi dan menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya kepada perusahaan kita. Pada umumnya banyak orang pada saat awal membuka usaha baru banyak mengalami kegagalan. Kegalan ini antara lain disebabkan karena pada saat membuka usaha tidak menyusun perencanaan terlebih dahulu, sehingga apa yang dilakukan tidak didasarkan pada perhitungan awal. Rencana perlu disusun secara Tertulis atau tidak tertulis pasti sudah ada rekayasa didalam pikiran seseorang yang akan membuka usaha, seperti rekayasa tentang usaha apa yang akan dipilih, tempatnya dimana, siapa konsumenya, dibutuhkan modal berapa, berapa perkiraan tentang keuntungan yang akan diperoleh.

ide bisnis saja, tampa realisasi akan membuat orang mejadi tukang mimpi atau suka berangan-angan yang bututnya adalah frustasi bukan prestasi.. untuk merealisasi ide bisnis yang “clink”di perlukan konsep usaha dan perencanaan mengenai sasaran-sasaran usaha yang akan di capai. Penentuan sasaran maupun strategi ini di lakukan oleh seorang wirausaha dengan memperhatikan kebutuhan fungsional,kemampuan, kesempatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi, baik dari lingkungan usaha mau lingkungan luar usaha. secara koensional perencanaan didaulukan oleh analisis mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan bahaya atau resiko yang di hadapi.

Dalam memudahkan menentukan sasaran usaha ada baiknya di kenali dulu beberapa bidang hasil pokok atau key result areas.
-kedudukan pasar (market setanding)
-kemampuan menghasilkan laba.
-sumber daya manusia
-sumber daya keuangan
-sarana kerja

-tanggung jawab sosial
-pengembangan usaha

Tampaknya wirausaha baru cenderung melaksanakan kegiatan trial and error atau coba-coba. Seandainya usaha yang dilakukan gagal mereka akan beralih ke usaha yang lain, dan jika sudah gagal beberapa kali maka mereka akan berhenti melalukan usaha/menyerah tanpa melakukan

evaluasi tentang apa yang menyebabkan terjadinya kegagalaModel seperti ini banyak dijumai pada masyarakat kita. Dinyatakan oleh David H. Bangs, Jr (1995:x), bahwa seorang pengusaha yang tidak bisa membuat perencanaan sebenarnya merencanakan kegagalan. Ungkapan ini benar, dari hasil pengamatan para pemilik perusahaan kecil yang menyisihkan waktu untuk mengkaji semua strateginya, menggunakan informasi untuk menguji kebenaran

pendapatnya, dan cukup pandai mengenali kekurangankekurangan dirinya adalah pengusaha yang tidak mengalami kegagalan. Suatu rencana kerja yang dibuat secara tertulis dan resmi guna menjalankan perusahaan merupakan perangkat yang tepat untuk memegang kendali perusahaan dan menjaga agar fokus usaha perusahaan tidak menyimpang. Pandangan

ini sudah berlaku di negara maju. Para wirausaha baru di negara kita kebanyakan menyimpan rencana perusahaan di dalam pikirannya. Ini bukan berarti kita membenarkan model

perencanaan di dalam pikiran saja. Akan tetapi seorang pengusaha minimal harus memiliki catatan-catatan tertentu secara tertulis yang akan diikuti dalam pelaksanaannya. Disamping menyusun perencanaan, memulai usaha baru tidak tepat kiranya jika langsung dalam bentuk usaha besar. Memang ada pengusaha yang langsung membuka usaha besar tanpa mempunyai pengalaman terlebih dahulu. Akibatnya jika usaha besar ini mengalami benturan maka akan timbul kepanikan bagi pemiliknya sendiri dan perusahaan semacam ini gampang mengalami kegagalan. Memulai usaha dalam bentuk usaha kecil akan memberikan pengalaman demi pengalaman dalam pengelolaan usahanya. Berdasarkan pengalaman setiap tahun dan anlisis data yang terkumpul maka dengan mudah perusahaan berkembang menjadi perusahaan besar. Berdasarkan uraian di atas, Nampak perlunya disusun perencaan usaha/business plan sebelum seseorang membuka usaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: