Ancaman ledakan penduduk dalam kesehjahteraan Indonesia

Berbicara  tentang  pertumbuhan  penduduk yang  selalu  menjadi  sorotan  bahkan  oleh  negara negara  barat karena menyentuh berbagai aspek seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sosial.  Mereka  berasumsi  bahwa  pertambahan penduduk dipandang sangat mengkhawatirkan  karena  tidak  sebanding  dengan  peningkatan  kesejahteraan  yang  serba  terbatas.
Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ancaman ledakan penduduk itu sangat nyata jika Indonesia gagal membuat desain induk kependudukan yang tepat dan tertata. Kepala BKKBN, Sugiri Syarif, bahkan mewanti-wanti, berdasarkan hasil sensus 2010, penduduk Indonesia bertambah 32,5 juta jiwa, dengan rata-rata pertumbuhan 1,49%.
Jumlah penduduk yang besar namun tidak produktif, secara otomatis akan menjadi beban pemerintah. Pemerintah harus lebih agresif menyediakan anggaran untuk kesehatan, pendidikan, pangan sandang, papan, yang dibutuhkan masyarakat belum lagi soal lapangan pekerjaan yang harus disediakan. Peringatan yang disampaikan Kepala BKKBN itu bukan tanpa dasar. Dalam laporan yang dipublikasikan Komisi pangan inggris mengingatkan bahwa indonesia berpotensi menghadapi krisis pangan akut. FAO memasukan indonesia sebagai negara yang berpotensi mengalami krisis pangan sangat serius karena pertumbuhan penduduknya lebih cepat dari suplai makanan. Kemungkinann terjadinya krisis pangan ini semakin terbuka karena tahun ini harga pangan dunia diperkirakan terus meroket. Bahkan ada yang memperkirakan kenaikannya lebih tinggi dibandingkan yang pernah terjadi di 2008.
sebagaimana teori klasik Robert Malthus, tentu akan selalu berjalin kelindan dengan pangan. Di sinilah perlunya pemerintah yang tegas, efektif dan berwawasan ke depan, untuk memobilisasi dan mendayagunakan segala sumber daya untuk menjawabnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: